Tingkatkan PAD, 2 Perusahaan Kelapa Sawit Sambut Baik Satgas PAD Basel

TOBOALI, ERANEWS.CO.ID – Satgas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangka Selatan menggelar rapat bersama kepada pihak perusahaan kelapa sawit pada Rabu (21/8/2024)

Rapat yang digelar di Gedung Rapat Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan (DPPP) Bangka Selatan tersebut tak lain membahas untuk mengoptimalisasi PAD Bangka Selatan di Tahun 2024.

Kepala Satgas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangka Selatan, Dedy Yunihardi mengatakan bahwa pihaknya sebelumnya sudah mengundang perusahaan-perusahaan sawit dalam rangka optimalisasi PAD di Kabupaten Bangka Selatan.

“Jadi waktu itu tanggal 3 Juni 2024 kita sudah melakukan pertemuan dengan mereka, dan ini merupakan tindak lanjutnya,” kata Dedy Yunihardi, Jumat (23/8/2024).

Ia mengungkapkan, bahwa ada 2 perusahaan kelapa sawit yang mempunyai niat baik untuk melakukan proses Hak Guna Usaha (HGU) dari izin usaha yang pihak perusahaan sawit miliki. Kemudian HGU ini ada beberapa luasan yang sudah dibebaskan oleh perusahaan dan mereka akan meningkatkan menjadi HGU.

“Dengan demikian diharapkan dengan upaya ini akan berdampak dengan peningkatan PAD kita yaitu ada pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk pajak daerah,” ujarnya.

Dikatakan Dedy Yunihardi, Pihak perusahaan sendiri menyambut baik sekali terkait adanya optimalisasi PAD ini. Dan memang pihak perusahaan kelapa sawit juga menyampaikan ada beberapa kendala dan masih dalam proses. Dan di sinilah peran Satgas PAD Bangka Selatan memetakan permasalahan mereka di lapangan.

“Jadi nantinya apa yang bisa kita dorong untuk membantu dari pemerintahan Kabupaten Bangka Selatan terkait kendala yg di hadapi oleh perusahaan. Tentunya dengan pertemuan ini mereka merasa senang dan sangat terbantukan dengan kehadiran Satgas PAD Kabupaten Bangka Selatan,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini untuk proses itu sudah berjalan dan sudah ada progres. Tetapi pihak Satgas PAD sendiri perlu waktu dan berharap berjalan dan tidak ada hambatan didalam proses tersebut.

“Jadi tahap awal ada 4 perusahaan yang melakukan ini, dan target kita sendiri ini memang 4 perusahaan bisa selesai. Dan memang yang saat ini hadir yakni PT Fenyen Agro Lestari (FAL) Kecamatan Toboali dan PT Lumbung Sridewi dari Kecamatan Pulau Besar. Kemudian untuk 2 nya lagi itu kemungkinan dalam waktu dekat kita datang langsung ke perusahaan bersangkutan,” pungkasnya.

“Tentunya harapan kita kepada perusahaan ini sangat membantu proses pembangunan di Kabupaten Bangka Selatan, dengan adanya tertib pajak maka mudah-mudahan mereka juga akan lebih nyaman dalam berinvestasi di Kabupaten Bangka Selatan,” terangnya.

(EraNews/Lew)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.