Wendy Kembali Nahkodai FOBI Basel Periode 2023-2027

TOBOALI, ERANEWS.CO.ID- Wendy akhirnya kembali terpilih menjadi Ketua Umum Cabang Olahraga (Cabor) Federasi Olahraga Barongsi Indonesia (Fobi) Bangka Selatan periode 2023-2027, Rabu (22/2/2023).

Terpilihnya Wendy sebagai Ketua umum Fobi Basel, merupakan hasil dari Musyawarah Kabupaten (Muskab) oleh anggota Fobi Basel yang sudah dilaksanakan di Gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Basel.

Kemenangan yang diraih anggota DPRD Basel itu. Setelah mengalahkan Ferri dari team Nam Chiang yang di ajukan saat pemilihan berlangsung dari anggota teamnya dengan hasil foting suara 3 berbanding 1.

Ketua Fobi Basel Wendy yang juga
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Bangka Selatan (Basel) ini mengatakan bahwa berterimakasih kepada ketua dari team barongsai Basel yang masih mempercayai dirinya kembali sebagai ketua umum Fobi Basel.

“Tentunya dalam hal ini saya sangat bersyukur masih di percayai oleh ketua-ketua team barongsai di Basel menjadi ketua umum Fobi, yang mana sebelumnya saya juga ketuanya dan dipilih kembali dari mereka,” ungkapnya.

Dirinya juga menambahkan, besar harapan saya di kepemimpinan ini barongsai yang ada di Basel terus berkembang dan bisa meningkatkan prestasi serta mengangkat nama daerah di tingkat nasional melalui cabang olahraga seni dan budaya ini.

“Demi kemajuan cabor Fobi Basel, nantinya berencana akan merombak kepengurusan Fobi Basel untuk masa bakti 2023 – 2027 ini, dengan nama-nama yang baru dan benar-benar memperjuangkan cabor,” ujarnya.

“Saya mempunyai rencana ingin merombak beberapa nama di dalam kepengurusan cabor Fobi yang lama yang memang sudah tidak aktif lagi dan menggantikan orang baru yang berniat membesarkan bidang dari cabor Fobi Basel ini,” tuturnya.

Dikatakan Wendy bahwa Fobi Basel sedang mencari banyak atlet untuk dikembangkan agar bisa mengikuti kejuaraan Porprov, Kejurnas dan Pon ataupun even-even bergensi bergengsi di luar daerah.

“Jadi kami cabor Fobi sekarang sedang mencari atau membuka ruang bagi yang berminat bergabung menjadi pemain barongsai untuk di jadikan atlet berbakat dan jangan beranggapan bahwa barongsai hanyalah tradisi dari tionghoa saja. Akan tetapi barongsai sudah menjadi cabor yang dimainkan berbagai kepercayaan mulai dari islam, budha kristen dan tionghoa sendiri,” terangnya. (EraNews/Leo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.