TOBOALI, ERANEWS.CO.ID- Polres Bangka Selatan berhasil mengamankan sejumlah kendaraan pengerit yang beroperasi di SPBU Toboali, Selasa (21/12/2021).
Kabag Ops Polres Bangka Selatan AKP Albert Daniel Tampubulon seizin Kapolres Bangka Selatan AKBP Joko Isnawan meyebutkan, bahwa terkait pengamanan SPBU yang dilakukan oleh Polres Bangka Selatan, pihaknya berhasil menindak beberapa pengerit yang ada di berbagai SPBU di wilayah Kecamatan Toboali.
“Penindakan di SPBU Gadung, Asang, Bukit, dan Puput. Dari keempat SPBU tersebut diluarnya sedang kedapatan mengantri, yang dimana kendaraan itu tangkinya tidak sesuai spek,” ungkap AKP Albert Daniel Tampubolon.
Ia juga menuturkan, saat petugas mendatangi pemilik kendaraan tersebut, pemiliknya tidak bisa menunjukkan dokumen bukti kepemilikan kendaraan tersebut.
“Sehingga pemilik roda dua dan roda empat tersebut kita bawa ke Polres Bangka Selatan, kami melakukan pengamanan ini bahwa kami mendapat intruksi dari pusat dan provinsi melihat kelangkaan BBM akibat dari pasokan yang sulit masuk ke wilayah pula Bangka Belitung,” sebutnya.
Sehingga itu, untuk menjaga situasi kondusifitas masyarakat yang mengantri BBM maupun pengguna BBM, yang dimana BBM tersebut harus digunakan seadil-adilnya.
“Kita menerbitkan surat perintah tugas, untuk melakukan pengamanan yang melekat di SPBU-SPBU yang ada di wilayah hukum Polres Bangka Selatan,” katanya.
Ia juga menambahkan, untuk kendaraan yang terjaring saat dilakukan pengamanan yaitu roda dua sebanyak 33 dan untuk roda empat hanya dua Yang terjaring.
“Nah, sampai sekarang kami masih menunggu pemiliknya untuk datang membuktikan dan menyerahkan atau menyerahkan surat-surat kendaraan tersebut, bagi surat yang lengkap silahkan untuk membawa kendaraan tersebut,” jelasnya.
Kemudian, untuk kendaraan Tanki modif itu akan dicopot dan silahkan menggunakan Tanki standar.
“Untuk sanksi yang kita berikan yaitu berupa sanksi penilangan kendaraannya saja,” terangnya.
(EraNews/Leo)














Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.