PANGKALPINANG, ERANEWS.CO.ID — Wali Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin (Udin) bersama Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna menyempatkan diri menjenguk pasien Yufron (88) korban kecelakaan yang terjadi di Jalan Masjid Jami beberapa waktu lalu.
Di dampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr Tamrin dan Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin, rombongan tiba di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) tepat pukul 1630 wib.
Kedatangan Wali Kota, Prof Udin bersama Wakil Wali Kota, Dessy Ayutrisana tidak lain merupakan bentuk empati serta dukungan moril kepada korban berserta keluarga.
Prof Udin saat ditemui di RSBT Pangkalpinang mengungkapkan rasa keprihatinannya terhadap pasien.
“Kita Semua sangat prihatin melihat kondisi pasien. Dia (Red-Pasien) warga Kota Pangkalpinang yang tinggal di sekitaran Masjid Jami Pangkalpinang,”ungkap Prof Udin, Minggu (14/12/25).
Prof Udin menyampaikan bahwa kondisi pasien saat ini sudah sedikit membaik.
Ia juga menegaskan agar pihak rumah sakit untuk melakukan observasi serta penanganan medis secara intensif, mengingat kondisi korban yang sudah lanjut usia.
“Kami meminta pihak rumah sakit untuk terus melakukan pemantauan secara menyeluruh dan memberikan penanganan terbaik, mengingat usia korban yang sudah 80 tahun,” ujar Prof. Saparudin.
Selain itu, Wali Kota Pangkalpinang juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Pangkalpinang agar lebih berhati-hati dalam berkendara, khususnya di dalam wilayah kota. Ia menekankan pentingnya mengurangi kecepatan kendaraan meskipun kondisi jalan terlihat sepi, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari dan pagi hari.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan berlalu lintas, menggunakan helm, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi meskipun jalanan terlihat lengang,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pangkalpinang Cece Dessy turut menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut dan berharap korban dapat segera pulih serta kembali berkumpul bersama keluarga.
Dalam pertemuan itu, pihak keluarga korban juga menyampaikan harapan agar dapat dipertemukan dengan pihak pelaku untuk meminta pertanggungjawaban atas kejadian yang menimpa korban selama masa perawatan.
Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penanganan korban serta berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses penyelesaian permasalahan ini dapat berjalan dengan adil, humanis, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
(*)




















Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.